Essay PKKMB FEBTD TA. 2025/2026
Essay kreatif dengan tema " ide membangun UNUSA "
Mewujudkan Kampus Nyaman Untuk Mendukung Produktivitas Mahasiswa
Bagi para mahasiswa, kampus bukan hanya tempat untuk mengikuti kuliah, tetapi juga tempat belajar, diskusi, mengerjakan tugas, atau sekadar beristirahat sejenak sambil menunggu kegiatan yang akan berlangsung berikut nya. oleh sebab itu kenyamanan fasilitas kampus sangat penting untuk mendukung kegiatan akademik dalam sehari-hari.
Kampus yang nyaman akan membuat mahasiswa lebih produktif, kreatif, dan nyaman tinggal di dalamnya. Kampus yang nyaman akan membuat mahasiswa lebih produktif, kreatif, dan nyaman tinggal di dalamnya.
Jujur saja, fasilitas di unusa bisa dikatakan gacor dan mantap terutama di kampus C yang saya tempati. Banyak kebutuhan mahasiswa sudah terpenuhi, mulai dari ruang kelas yang cukup, fasilitas pembelajaran, hingga jaringan internet yang stabil. Hal ini membuat suasana kampus terasa lebih hidup dan nyaman.
Tetapi menurut saya, ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki agar belajar para mahasiswa bisa lebih maksimal dan tentunya nyaman.
Salah satu masalah yang sering terjadi adalah kurangnya ruang belajar di perpustakaan kampus C.
perpustakaan adalah tempat utama bagi mahasiswa untuk membaca atau menyelesaikan tugas. Namun, karena ukuran perpustakaan di unusa kampus c kurang luas, banyak mahasiswa kesulitan mendapatkan tempat duduk.
Situasi ini membuat mahasiswa terpaksa mencari tempat belajar di luar perpustakaan. Dari pengamatan saya, menambahkan meja di setiap lantai gedung bisa menjadi solusi yang baik.
Saat ini kursi sudah ada di berbagai titik, tapi kebanyakan hanya berdiri sendiri tanpa meja. Oleh karna itu kursi sering hanya digunakan untuk duduk santai saja.
Dengan Meja sederhana bisa menjadi solusi praktis untuk mengatasi kurangnya ruang belajar di perpustakaan. Selain kursi dan meja, penambahan colokan listrik juga sangat penting. Mahasiswa sekarang sangat membutuhkan laptop dan ponsel, terutama saat mengerjakan tugas atau mengakses materi kuliah. Namun, jumlah colokan yang tersedia masih terbatas dan tidak cukup untuk semua pengguna.
Jika colokan listrik tersedia secara merata di setiap lantai, mahasiswa tidak perlu lagi berdesak-desakan atau berpindah tempat hanya untuk mengisi daya. Menurut saya, membuat suasana kampus yang nyaman tidak selalu harus melalui pembangunan dengan cara besar-besaran.
Perubahan sederhana seperti memperluas area belajar di luar perpustakaan, menambah meja di kursi yang sudah ada, dan menambah colokan listrik bisa memberikan dampak yang besar.
Dengan langkah-langkah kecil tersebut, maka kampus akan semakin terasa seperti rumah kedua yang mendukung kegiatan belajar mahasiswa, berkembang, dan berprestasi.
Baca blog teman saya : Tsabita Nur Munadi Ihsan
Kunjungi media sosial UNUSA
Facebook : Facebook
Instagram : Instagram
Youtube : Youtube
X : X
Tiktok : Tiktok
Komentar
Posting Komentar